Senin, 11 Januari 2010

Tips Membeli Komponen Elektronika

Mungkin dalam membeli komponen adalah hal yang selalu kita lakukan sebelum kita mengerjakan rangkaian elektronika yang kita rancang menjadi sebuah alat. Ada beberapa tips buat kamu-kamu yang mau beli komponen.

1. Pertama-tama kita harus sudah mempunyai susunan rangkaian elektronika yang akan kita buat, lebih baik lagi kalau kita sudah mempunyai hasil layoutan-nya.

Tapi itu tergantung juga bagaimana cara kita melayout, ada yang melayout secara manual dengan melihat bentuk kaki dan ukuran komponen. Ada pula yang melayout komponen dgn software, Ukuran dan susunan kaki komponen sudah terprogram dalam software, tinggal print aja.

2. Listing komponen yang akan kita beli. Berapa jumlah dan ukuran nilai komponen tersebut. Prioritaskan komponen-komponen yang vital. Catat listing komponen tersebut agar lebih memudahkan dalam menge-ceknya kembali.

3. Apabila ada bagian tambahan seperti chasing alat atau hal lain selain komponen elektronika. Belilah saat terakhir, dimana semua komponen telah dibeli.

4. Apabila itu adalah pekerjaan kelompok. Lebih baik apabila kita membeli komponen secara kolektif/urunan. Jadi biaya pembelian bisa lebih murah, karena pasti ada diskon dari penjual. Kalau tidak ada, kita minta dunk, khan beli banyak ;p

5. Pada saat membeli komponen, usahakan kita membeli komponen di toko langganan kita. Atau paling tidak kita survei dulu harga komponen-komponen yang akan kita beli (tidak semuanya kita survei, yang penting aja).

Ex: Saya pernah membeli multitune per biji harganya Rp. 6000,00 tapi setelah jalan-jalan dan iseng2 tanya ke toko sebelah kok beda jauh ya. Di situ dijual Rp.4000,00. Jangan lupa minta tanda pembelian / bon / kwitansi.

6. Belilah komponen di toko yang spesifik menjual komponen elektronika yang kamu maksudkan. Ada beberapa toko elektronika yang hanya menjual komponen-komponen tertentu saja. Misalnya: toko trafo, toko kabel, toko mikrokontroller dan lcd matrix, dll.. Biasanya di toko seperti ini harga yang ditawarkan lebih murah dan terjamin.

7. Tanyalah pada penjual bagiamana kualitas komponen yang kamu beli. Karena biasanya komponen yang dijual di pasaran adalah kualitas no 5 ke bawah. Sebab komponen yang bagus kebanyakan adalah hasil import dan lain merk dan kualitas lain juga harga yang ditawarkan, walaupun itu hanya komponen sederhana seperti resistor, transistor maupun trafo. Komponen elektronika import biasanya dari jepang, amerika, korea, malaysia, dll.

8. Apabila ada komponen elektronika yang tidak kita temui saat berbelanja. Tanyalah persamaan komponen tersebut pada penjual atau cari melalui kamus persamaan komponen atau juga bisa melihat datasheet komponen yang bersangkutan. Kalau masih belum ada juga, pindah ke toko yang lain lagi … Kalau belum ketemu juga, wuihh … terpaksa kita ganti komponen itu dengan dengan komponen yang lainnya tanpa merubah susunan dan prinsip kerja alat.

9. Jangan lupa terakhir adalah membeli PCB dengan ferichlorit untuk tempat komponen kamu berdiri.

10. Timah solder ma pastanya jangan lupa euy …

11. Kalau semua sudah beres, kumpulkan kwitansi dari pembelian untuk mengkalkulasi pembelian kita dalam pembuatan sebuah rangkaian elektronika ini, jadi biar nggak boros-boros amat ;p


sumber disini

TTL - Transistor-Transistor Logic

Transistor-transistor Logic (TTL) merupakan kelas digital sirkuit dibangun dari Transistor, dan resistor. Disebut transistor-transistor logika karena fungsi logika (misalnya, AND, NAND,NOR) dilakukan oleh Transistor. Ada banyak sirkuit terpadu dengan teknologi TTL. Mereka digunakan dalam berbagai aplikasi seperti komputer, kontrol industri, peralatan dan instrumentasi tes, synthesizers, dll.

Jenis-jenis Transistor Logik (TTL):
  • Bipolar
    • 74 - the "standard TTL" logic family (long obsolete) had no letters between the "74" and the specific part number.
    • 74L - Low power (compared to the original TTL logic family), very slow (rendered obsolete by the LS-series)
    • H - High speed (rendered obsolete by the S-series, used in 1970s era computers)
    • S - Schottky (obsolete)
    • LS - Low Power Schottky
    • AS - Advanced Schottky
    • ALS - Advanced Low Power Schottky
    • F - Fast (faster than normal Schottky, similar to AS)
  • CMOS
    • C - CMOS 4-15V operation similar to 4000 series
    • HC - High speed CMOS, similar performance to LS, 12nS
    • HCT - High speed, compatible logic levels to bipolar parts
    • AC - Advanced CMOS, performance generally between S and F
    • AHC - Advanced High-Speed CMOS, three times as fast as HC
    • ALVC - Low voltage - 1.65 to 3.3V, tpd 2nS
    • AUC - Low voltage - 0.8 to 2.7V, tpd<1.9ns@1.8v
    • FC - Fast CMOS, performance similar to F
    • LCX - CMOS with 3V supply and 5V tolerant inputs
    • LVC - Low voltage - 1.65 to 3.3V and 5V tolerant inputs, tpd<5.5ns@3.3v,>
    • LVQ - Low voltage - 3.3V
    • LVX - Low voltage - 3.3V with 5V tolerant inputs
    • VHC - Very High Speed CMOS - 'S' performance in CMOS technology and power
    • G - Super high speeds at more than 1 GHz, 1.65V to 3.3V and 5V tolerant inputs, tpd 1nS (Produced by Potato Semiconductor)
  • BiCMOS
    • BCT - BiCMOS, TTL compatible input thresholds, used for buffers
    • ABT - Advanced BiCMOS, TTL compatible input thresholds, faster than ACT and BCT

Cheap AVR I2C Tiny USB

I2c dibuat untuk menyediakan alat penghubung I2c yang umum dan murah untuk ditempelkan di dalam USB.Ini bisa menjadi murah dan sederhana untuk dipasangkan ke adaptor I2c.USB mempunyai beberapa solusi terdepan seperti penyediaan power supply.Solusi USB Ini bahkan memerlukan lebih sedikit bagian dibanding beberapa solusi-solusi di port printer.Meskipun I2c Tiny USB.Meski i2c-tiny-usb dikembangkan di bawah dan untuk Linux tetapi itu juga bekerja di bawah Windows dan MacOS X.X.
Perangkat Keras dari penghubung I2c Tiny USB yang di desain oleh Till Harbaumof didalamnya terdapat Atmel AVR ATtiny45 CPU,murah dan mudah untuk memperoleh microcontroller dengan kecepatan 4 KBytes dan RAM 256 Bytes.Dan beberapa bagian yang lain yang mengelilingi prosesor.


Running Text Seven Segment

Dibawah ini adalah gambar rangkaian running text seven segment. Dan juga tertera download-an untuk program dalam menjalankan running text seven segment ini. Semoga bermanfaat.



Ini adalah link untuk mendownload programnya:
7-SEG.C
7-SEG.HEX

AT89C2051 Digital Thermometer and Clock

Thermometer adalah salah satu perangkat kesehatan yang bisa mendeteksi suhu tubuh manusia. Termometer banyak digunakan untuk memantau kesehatan salah satu pasien.

Pernahkah anda melihat termometer digital??

termometer digital
Gambar: termometer digital dan jam

Nah, dibawah ini adalah ulasan untuk membuat termometer digital yang bisa anda buat sebagai tugas akhir (TA) maupun untuk uji coba saja. AT892051 Digital Thermometer and Clock saat ini telah banyak dikembangkan di Austria.

Silahkan lihat informasi detail dalam pembuatan AT89C2051 Digital Thermometer and Clock berikut.

Circuit Description
Figure 1 depicts circuit diagram of the DigiThermo. The MCU is ATMEL 89C4051 CMOS Microcontroller having 4kB code memory, 128 bytes On-chip RAM and 8-bit Port1 and Port3. The A/D chip is HARRIS CA3162, 3-digit DVM. The A/D converter employs dual-slope integrator providing 10Hz sampling rate. Digital output sent to MCU is multiplex four bit BCD started from MSD, LSD and NSD respectively. The MSD signal was tied to P3.7 indicating first digit ready to be read. Integrating capacitor is a 330nF Polyester type. The 10k POT connected to pin13 is a gain adjustment and 50k POT to pin 8 and 9 is for zero adjustment. The input of the converter is true differential pin 11 for HI and pin 10 LO signal. Temperature was measured by a precision solid-state sensor from National Semiconductor, LM35D. The output signal is 10mV/°C. Since the A/D converter is capable of providing 0-1000mV reading with 1mV resolution, thus the converter can resolve 0.1°C (not absolute accuracy). A 100k and 0.02uF forms a first order low-pass filter used to be front-end hardware filtering. The 16x1 line LCD is connected in 4-bit interfacing to P1.4-P1.7 with control signal RS and E to P3.4 and P3.5 respectively. The +5V power supply uses a 78L05 TO92 case with external +9V adapter.

Informasi lengkap, gambar rangkaian lengkap, dan keterangan yang lebih bagus, silahkan lihat di situs ini: "http://chaokhun.kmitl.ac.th/%7Ekswichit/thermo/digithermo.htm"

Minggu, 10 Januari 2010

Magnet

Pola medan magnet pada pasir besi yang ditaburkan diatas kertas.

Magnet atau magnit adalah suatu obyek yang mempunyai suatu medan magnet. Kata magnet (magnit) berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu Magnesian. Magnesia adalah nama sebuah wilayah di Yunani pada masa lalu yang kini bernama Manisa (sekarang berada di wilayah Turki) di mana terkandung batu magnet yang ditemukan sejak zaman dulu di wilayah tersebut.

Pada saat ini, suatu magnet adalah suatu materi yang mempunyai suatu medan magnet. Materi tersebut bisa dalam berwujud magnet tetap atau magnet tidak tetap. Magnet yang sekarang ini ada hampir semuanya adalah magnet buatan.

Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: kutub utara (north/ N) dan kutub selatan (south/ S). Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut akan tetap memiliki dua kutub.

Magnet dapat menarik benda lain. Beberapa benda bahkan tertarik lebih kuat dari yang lain, yaitu bahan logam. Namun tidak semua logam mempunyai daya tarik yang sama terhadap magnet. Besi dan baja adalah dua contoh materi yang mempunyai daya tarik yang tinggi oleh magnet. Sedangkan oksigen cair adalah contoh materi yang mempunyai daya tarik yang rendah oleh magnet.

Satuan intensitas magnet menurut sistem metrik pada Satuan Internasional (SI) adalah Tesla dan SI unit untuk total fluks magnetik adalah weber. 1 weber/m^2 = 1 tesla, yang mempengaruhi satu meter persegi.

Jenis magnet


Magnet tetap

Magnet tetap tidak memerlukan tenaga atau bantuan dari luar untuk menghasilkan daya magnet (berelektromagnetik).

Jenis magnet tetap selama ini yang diketahui terdapat pada:


Magnet tidak tetap

Magnet tidak tetap (remanen) tergantung pada medan listrik untuk menghasilkan medan magnet. Contoh magnet tidak tetap adalah elektromagnet.

Magnet buatan

Magnet buatan meliputi hampir seluruh magnet yang ada sekarang ini.

Bentuk magnet buatan antara lain:

  • Magnet U
  • Magnet ladam
  • Magnet batang
  • Magnet lingkaran
  • Magnet jarum (kompas)

Cara membuat magnet

Cara membuat magnet antara lain:

  • Digosok dengan magnet lain secara searah.
  • Induksi magnet.
  • Magnet diletakkan pada solenoida dan dialiri arus listrik searah (DC).

Bahan yang biasa dijadikan magnet adalah: besi dan baja. Besi lebih mudah untuk dijadikan magnet daripada baja. Tapi sifat kemagnetan besi lebih mudah hilang daripada baja. Oleh sebab itu, besi lebih sering digunakan untuk membuat elektromagnet.


Menghilangkan sifat kemagnetan

Cara menghilangkan sifat kemagnetan antara lain:

  • Dibakar.
  • Dibanting-banting.
  • Dipukul-pukul.
  • Magnet diletakkan pada solenoida dan dialiri arus listrik bolak-balik (AC).
sumber : wikipedia

Jumat, 08 Januari 2010

Pencatu daya (Power Supply)

Pencatu Daya (Inggris: power supply) adalah sebuah piranti yang berguna sebagai sumber listrik untuk piranti lain. Pada dasarnya power supply bukanlah sebuah alat yang menghasilkan energi listrik saja, namun ada beberapa power supply yang menghasilkan energi mekanik, dan energi yang lain

Pencatu daya listrik

Secara garis besar, pencatu daya listrik dibagi menjadi dua macam, yaitu Pencatu daya Linier dan Pencatu daya Sakelar.

  • Pencatu daya Linier
Merupakan jenis pencatu daya yang umum digunakan. Cara kerja dari pencatu daya ini adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan AC lain yang lebih kecil dengan bantuan Transformator. Tegangan ini kemudian disearahkan dengan menggunakan rangkaian penyearahtegangan, dan di bagian akhir ditambahkan kondensator sebagai penghalus tegangan sehingga tegangan DC yang dihasilkan oleh pencatu daya jenis ini tidak terlalu bergelombang.

Selain menggunakan dioda sebagai penyearah, rangkaian lain dari jenis ini dapat menggunakan regulator tegangan linier sehingga tegangan yang dihasilkan lebih baik daripada rangkaian yang menggunakan dioda. Pencatu daya jenis ini biasanya dapat menghasilkan tegangan DC yang bervariasi antara 0 - 60 Volt dengan arus antara 0 - 10 Ampere.

  • Pencatu daya Sakelar
Pencatu daya jenis ini menggunakan metode yang berbeda dengan pencatu daya linier. Pada jenis ini, tegangan AC yang masuk ke dalam rangkaian langsung disearahkan oleh rangkaian penyearah tanpa menggunakan bantuan transformer.

Cara menyearahkan tegangan tersebut adalah dengan menggunakan frekuensi tinggi antara 10KHz hingga 1MHz, dimana frekuensi ini jauh lebih tinggi daripada frekuensi AC yang sekitar 50Hz. Pada pencatu daya sakelar biasanya diberikan rangkaian umpan balik agar tegangan dan arus yang keluar dari rangkaian ini dapat dikontrol dengan baik.

Jenis